Dulu,
Kau pernah memintaku untuk meng''iya''kan permintaanmu
Satu kata ''iya'' yang kau minta hanya sekali
Satu kata ''iya'' dan kau berjanji tak kan minta apapun lagi setelahnya
Satu kata ''iya'' yang membuatku merasa bodoh
Katamu sore itu,
''kamu seneng kan kalau liat aku bahagia?'', tanyamu
Jawabku, ''iya..'' aku diam
''yaudah, harusnya kamu setuju dengan keputusanku'' lanjutmu,
Hanya bahasa keheningan yang aku tahu saat itu, aku diam
Satu pintamu yang terakhir untuk mengakhiri ''kita''
Pisah..
''Dulu,
kau dan aku adalah kita.
Sekarang,
kau adalah kalian
tanpa aku''
Tidak ada komentar:
Posting Komentar